Posted in Penyuluhan, Uncategorized

Strategi Penyuluhan

windi6

Pengertian Strategi
Strategi diartikan langkah-langkah atau tindakan yang dilaksanakan untuk tercapainya suatu sasaran (misi) atau tujuan yang dikehendaki.

Strategi penyuluhan yang dipilih akan sangat tergantung pada hal-hal tersebut di bawah:

  1. Extension system (Sistem Penyuluhan)
  2. Extension approach (Pendekatan Penyuluhan)
  3. Extension type (Tipe Penyuluhan)
  4. Extension model (Model Penyuluhan)

Strategi penyuluhan senantiasa mengikuti perubahan yang terjadi. Perubahan yang terkait dalam pelaksanaan penyuluhan saat ini meliputi :

  1. Financial pressures (Ukuran keberhasilan secara ekonomi)
  2. Changing values, attitudes, and priorities (Perubahan nilai mempengaruhi kepentingan dalam penyuluhan)
  3. Private sector research and development (sektor privat menghasilkan informasi yang berguna bagi masyarakat)
  4. The information age (informasi menghasilkan aktivitas berharga)

Strategi dirumuskan dengan melihat aspek-aspek:

  1. Khalayak Sasaran
  2. Program
  3. Penyelenggaraan
  4. Kelembagaan

Strategi Khalayak Sasaran
Nama lain khalayak sasaran dalam penyuluhan adalah ‘sasaran’, ‘penerima manfaat (beneficiaries)’, ‘pelanggan (costumer)’, dsb. Pembagian khalayak sasaran :
–  Sasaran Utama dan Sasaran Antara
–  Pelanggan Internal dan Pelanggan Eksternal (Pelanggan primer, Pelanggan Sekunder, Pelanggan Tersier)

Strategi Program
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan penyuluhan diperlukan perencanaan yang sistematis yaitu dokumen tertulis yang berisi program. Dalam program penyuluhan mencakup :
– situasi awal
– perumusan tujuan
– kelompok sasaran
– metode, teknik, dan media
– organisasi
– evaluasi

Strategi Penyelenggaraan
Penyuluhan merupakan industri jasa karena produk yang dihasilkan merupakan jasa, yang terbagi:

  1. Jasa administrasi (JA), adalah berbagai pelayanan administrasi yang mendukung pengadaan dan penyajian jasa-jasa lain.
  2. Jasa kebijakan umum (JKU) adalah berbagai pelayanan yang bersifat umum yang terutama dilaksanakan oleh pihak pimpinan puncak, seperti pencetusan visi, pengambilan keputusan, berbagai peraturan dan pedoman dan hubungan luar.
  3. Jasa informasi (JI), meliputi berbagai pelayanan yang bersifat memberikan informasi yang terpilih dan dibutuhkan oleh kelompok-kelompok sasaran.
  4. Jasa pelatihan (JP), meliputi berbagai pelayanan yang bersifat memberikan pendidikan secara sistematis dan terencana kepada kelompok-kelompok sasaran.
  5. Jasa uji coba lokal (JU), meliputi berbagai pelayanan dan pelaksanaan pengkajian terhadap teknologi sehingga sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.
  6. Jasa pelayanan masyarakat (JPM), adalah berbagai pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Strategi Kelembagaan
Kelembagaan yang dimaksud di sini mencakup : kelembagaan penyelenggara penyuluhan dan kelembagaan pelaku utama.
Kelembagaan ini dikembangkan agar dapat menjalankan fungsi dan perannya, yaitu: kemampuan dalam memperoleh, mengatur, memelihara, dan mengerahkan informasi, tenaga kerja, modal, dan material; serta mengelola konflik.


Langkah-langkah perencanaan strategic

  1. Visi, Misi dan Nilai-nilai
  2. Identifikasi Pelanggan & Kebutuhan
  3. Analisis SWOT dan FPK
  4. Rencana Institusi
  5. Kebijakan Mutu dan Rencana Mutu
  6. Biaya Mutu
  7. Evaluasi & Umpan Balik

Visi, Misi dan Nilai-nilai
Bidang apa yang kita geluti
Visi adalah pernyataan tentang maksud akhir yang ingin diwujudkan oleh/dengan adanya institusi.
Misi adalah pernyataan yang berkaitan erat dengan visi, dan memberi arah yang jelas apa yang akan ditempuh pada masa kini dan yang akan datang.
Tata nilai suatu institusi adalah prinsip-prinsip yg digunakan dalam mencari dan mewujudkan visi dan misinya.

Identifikasi Pelanggan & Kebutuhan
Siapa pelanggan-pelanggan kita dan apa yg mereka butuhkan & harapkan
Lembaga mempunyai pelanggan. Agar jasa yang dihasilkan dapat memuaskan pelanggan, maka perlu diidentifikasi pelanggan2 tersebut, diketahui kebutuhan2 dan harapannya, serta diungkap kewajiban yang semestinya ditunaikan.

Analisis SWOT dan FPK
Kita harus mampu lebih baik dalam hal apa saja
Untuk membantu menganalisis kondisi internal organisasi dan kondisi ekternal atau lingkungan strategisnya dapat digunakan Analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunity, dan Threat).
Faktor Penentu Keberhasilan (FPK) adalah indikator yang harus ditemukan lembaga penyuluhan ingin memuaskan pelanggannya dan memenuhi misinya.

Rencana Institusi
Bagaimana kita akan meraih sukses
Rencana strategis institusi adalah langkah-langkah kegiatan yang tersusun secara rasional, berkiat, dan berjangka panjang, serta berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai/prinsip-prinsip tertentu untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan masa kini dan masa depan.

Kebijakan Mutu dan Rencana Mutu
Bagaimana kita akan menyajikan mutu
Kebijakan mutu adalah ketetapan organisasi tentang mutu yang akan dicapai. Kebijakan ini berkaitan erat dengan visi, misi, dan nilai-nilai. Kebijakan mutu biasanya berisi:
– Pentingnya mutu
– Kemampuan bersaing dengan mutu
– Hubungan dengan pelanggan
– Partisipasi seluruh tenaga kerja
– Perbaikan mutu secara terus-menerus.
Rencana mutu adalah jabaran operasional dari kebijakan mutu, yang berisi terjemahan kebutuhan pelanggan menjadi desain mutu yang tersusun menjadi suatu sistem, dan proses-proses terbaik untuk menghasilkan mutu yang sesuai dengan desain mutu.

Biaya Mutu
Apa dan berapa biaya & pengorbanan yang diperlukan
Biaya mutu adalah biaya atau korbanan lain yang diperlukan untuk meraih mutu. Biaya ini meliputi:
Biaya pencegahan (prevention cost), yaitu: biaya yang diperlukan untuk mencegah terjadinya kegagalan/kesalahan dalam proses pengadaan barang atau jasa dan dalam penyajiannya.
Biaya kegagalan (failure cost), yaitu: biaya yang timbul akibat terjadinya kesalahan dalam proses pengadaan dan penyajian barang atau jasa, atau akibat tidak sesuainya barang atau jasa dengan kebutuhan pelanggan.

Evaluasi & Umpan Balik
Bagaimana kita tahu kalau kita sukses
Evaluasi adalah kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksanaan rencana kerja itu berhasil atau tidak, dan jika tidak berhasil apa sebabnya. Hasil-hasil evaluasi sangat diperlukan dan berguna dalam usaha perbaikan mutu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s